Ada pepatah: Menitikkan titik-titik pada mata patung kertas akan memberinya kecerdasan dan kemampuan untuk melihat. Jika patung kertas berubah menjadi manusia, bagaimana Anda bisa tahu?
Konon, ada sebuah teater yang pemiliknya yang baik hati mengasuh banyak anak yatim piatu dan membesarkan mereka. Seiring anak-anak itu tumbuh dewasa dan meninggalkan rumah, pemiliknya akan mengasuh anak-anak baru, dan siklus ini berulang beberapa kali.
Namun seiring berjalannya waktu, wajah anak-anak itu berubah, sementara penuaan pemiliknya tetap beku. Orang-orang mengatakan ini melambangkan umur panjang orang yang baik hati.
Baru setelah gadis itu, yang diusir karena histeria, ditemukan melalui ingatannya, sebuah konspirasi berusia berabad-abad terungkap.
"Paper Festival" adalah permainan teka-teki horor rakyat yang diceritakan dari sudut pandang sang tokoh utama. Ketika fantasi dan kenyataan menyatu, bisakah Anda, dengan mata kepala sendiri, menembus kabut dan mengungkap kebenaran?
Manusia memiliki emosi, tetapi bagaimana dengan benda mati? Apakah interaksi jangka panjang mengilhami mereka dengan "komponen manusia"?
Ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang perlu Anda jelajahi langkah demi langkah seiring berjalannya permainan.
"Paper Festival" adalah game teka-teki horor rakyat yang diceritakan dari sudut pandang orang pertama sang tokoh utama. Ketika fantasi dan kenyataan berpadu, bisakah kamu menembus kabut dan menemukan kebenaran hanya dengan sepasang mata?
*Didukung oleh teknologi Intel®